Cari Blog Ini

Arsip Blog

Daftar Blog Saya

Selasa, 03 Agustus 2010

Aku, kamu dan semua Harus "menyempurnakan Separuh Agama"


Waktu terus berlalu, Cepat sekali ya .. Sampai setiap kali bertemu dengan para orang dan keluarga pasti mereka selalu bertanya hal itu ..

Pasti kalian tau lah dan mungkin kalian pun mengalami hal sama seperti aku .. Hemmmm kalian pasti sudah bisa menebak na sendiri .. Ya,, betul sekali .. Aku hanya minta do'a dari kalian saja .. AKu tau, kalian semua sayang kepadaku dan selalu mendo'akan aku .. "Terima kasih".

insyaAllah, akan kutunaikan itu, dan pasti jika waktu na tiba akan ku beri tau. Betapa tak terasa waktu berlalu. Usiaku juga sudah beranjak dari satu angka ke angka lain. Katamu, aku sudah dewasa. Sudah tak pantas lagi merengek. Aku harus tegar, harus siap menghadapi belantara hidup yang kau sudah lalui lebih dahulu. Tapi, sungguh, aku terkejut saat orang yang jarang bertanya masalah ini tiba-tiba bertanya, “Kapankah kau akan menyempurnakan setengah agamamu?”

Apa yang sulit ya sebenar na ?? Padahal tidak ada yang sulit sama sekali, mungkin karena belum saat na, jadi seperti ini. Ya Allah, jika aku bertemu dengan jodohku aku mohon semoga jodoh ku ini benar2 anugerah untukku. Kalaupun itu anugerah, ia harus menjadi pintu syukur, bukan? Tuhan selalu Mahaadil. Jika bersyukur, nikmat itu semakin berlimpah. Jika lupa bersyukur, sungguh Dia akan murka.

Aku jadi ingat ada yang memberi tahuku, “Bukan paras, kecantikan atau ketampanan na yang membuat bahagia, tapi akhlaknya.” Maka wajarlah jika aku selalu ingat petuah yang menyitir sabda Nabi, “Kalau kau ingin menikah lihatlah empat hal: harta bendanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang beragama, maka kamu akan beruntung.” Kalau ada keempat-empatnya, siapa yang berani menolak?

Jodoh, Rezeki, dan kematian telah ditetapkan. Pena-pena telah diangkat dan tinta telah mengering. Yang dibutuhkan manusia adalah jalan menuju keduanya: jalan terbaik. Memilih jodoh dengan jalan yang baik, yang direstui –bukan hanya oleh orangtua, tapi juga oleh Tuhan.


Ya Allah ..

Kuatkanlah hati dan perasaanku ..

aku mohon pada-Mu ..

Maaf atas segala khilafku ..

Ya Allah, begitu indahnya saat gerbang pernikahan itu akan aku lalui, karena aku merasa aku akan menyempurnakan separuh agama ku.

Apa yang terjadi padaku saat ini Ya Allah ..

Jika memang kualami duka, kuatkan hati ini menerimanya ..

I wrote this when I'm remembering things that make me think about many things especially about this. When I feel like to lose, lose what is in want. Only a small conscience who can make me calm and positive thinking.

-Rhiema-




6 komentar:

  1. Ma...
    ya, Berdoa itu emg wajib...

    kl kata Aa Gym:
    "berdoa dan berceritalah hanya kepada Allah, karna yg bs membantu segalanya itu hanya Allah bkn Manusia"... :)


    ++++++
    ............
    Serahkanlah yang tak bisa kau kerjakan kepada Tuhan.
    JANGANLAH BERSERAH TAPI MASIH MENGHAWATIRKAN YANG SUDAH KAU SERAHKAN KEPADA-NYA...
    Kapankah Tuhan akan seutuhnya kau percayai, jika engkau tak henti mengatur apa yang akan dilakukan oleh-Nya?
    ...........

    -Mario Teguh-


    SMANGAT!!!!

    BalasHapus
  2. @bIMz :

    CERDAS ..

    Memang benar yg di bilang sama AA GYM (kan Qt sama2 he Daarut Tauhid Lovers he ..), berdo'a dan berceritalah kepada Allah .. Itu yg sering w lakukan, yah you know lah klo w jarang bgt terbuka dan kebanyakan orang yg terbuka sama w.

    And then ..
    Yg MARIO TEGUH ..
    hemmmm "like " lach, kata beliau juga bisa bikin semangat ..

    Thanks ya Bro untuk tambahan di Blog w ini ..
    ;-)

    BalasHapus
  3. ok, Blue... U'r Welcome..

    gw hjg masih blajar bwt mengamalkan... heee.

    sok atuh d buat lg buletin2nya y...

    BalasHapus
  4. seep ..

    Qt saLIng mengingatkan ya Jie ..

    sebener na ada Juga c yG blm w masukin, ada yg dari kata2 yg pernah Qt bahas di cememes hahaha ..
    tapi blm di upload heuheu ..

    BalasHapus
  5. Wahai saudaraku yang di muliakan Allah..
    Sungguh mulia niat km untuk menyempunakan agamamu
    Semoga Allah Ridho...

    Ak ceritakan suatu kisah mungkin manfaat dunia akhirat amien..

    Sebelum ak pergi meninggalkan kampung halaman ada pesan dari maha guru Bernama K Ali Multayam. sudah hampir 13 tahun ak tak jumpa beliau,namun semua wejangan2 beliau hampir semua kuingat...

    Salah satunya yang akan ku ceritakan ini :
    Wahai anaku bila nanti kamu sudah dewasa dan menjalani pernikahan maka ada 3 golongan / orang mendapakan hak yang sama darimu,maka jangan sekali2 membedakanya.
    1. Abu Jasad ( kedua orang tua kita )
    2. Abu Ruhh ( guru / kyai )
    3. Abu Nikmat ( kedua orang tua istrimu / mertua )

    Wahai anaku jangan pernah kau durhaka kepada ketiganya,Ilmu amalmu,hartamu,ibadahmu tak ada gunanya bila kau durhaka.

    Wahai saudaraku semoga ini jadi ilmu dalam menjelang pernikahanmu,nikah adalah jalan akhir kehidupan manusia,,surga apa neraka kita yang tentukan.

    Salam...

    BalasHapus
  6. @Mas Wid : Makasih ya MAs .. bnyk haL yg aQ dapat .. Syukron ya Akhi ..

    BalasHapus