S : Bisa gak lepasin dia ?
R : minta di lepas ? Siapa juga yang mengikat ?
S : Lepaskan hatinya!!!
R : Kamu bicara apa sih? Masih masalah itu ?? Kenapa sih masih aja bahas, gak ada puasnya kamu. Km tau, itu udah berlangsung sangat lama dan aku juga gak mau masalahin atau bahas itu lagi. Kenapa sih masih aja bahas itu lagi itu lagi dan itu lagi. Gak ada waktu untuk bahas itu, buang-buang waktu tau gak sih!.
S : Aku gak pernah bisa tenang kalau keadaannya kaya gini terus, aku cape.
R : Bukan urusan aku.
Adanya aku yang cape, gak bisa apa sekali aja kamu gak tambahin permasalahan hidup aku. Aku sama dia udah lama gak ketemu, gak intense atau apalah, aku udah ngerasa tenang sekarang, jadi kalian jangan ganggu aku lagi. '
apa sih yang belum cukup?? apa ?
S : semuanya belum cukup. Aku udah jalan sama dia cukup lama kenapa kamu yang selalu ada di hatinya, aku benci semua ini, aku benci.
R : Jangan ganggu aku. Kamu lupa kamu telah berbuat apa sama aku?? Aku cukup sabar dan berbaik hati tidak melakukan hal buruk sama kamu, blm cukup kamu rebut pacar aku waktu itu ??? Gak cukup kamu bikin aku sedih gak karuan. Kamu yang orang asing yang tiba-tiba datang, yang tiba-tiba bikin pacar aku buta dan mematahkan hati aku sampai dia bilang "aku itu gak ada apa-apanya" di banding kamu yang penuh perhatian, lebih cantik dan apalah itu semua yang aku benar-benar merasa pertama kalinya di campakkan. Lebih sakit mana??? Aku apa kamu ?? Gak puas kamu selalu ingin hancurin aku ?? Aku salah apa??? Aku punya banyak teman kamu iri bukan main, kamu beli semua persahabatan dengan uang, kamu rayu semua yg suka sama aku dengan kecantikkan juga materi. Apa sih yang iri dari aku S?? .. Kamu memiliki segalanya, kesempurnaan fisik yang gak ada cela buruk sama sekali, kamu punya banyak uang, kamu punya otak pintar, semuanya kamu punya, jadi apa yang kamu inginkan dari aku?? Aku gak ada apa2nya sama kamu. Kamu sama dia lebih lama, kalian juga akan menikah aku ikut senang walau kalian adalah orang yang bikin aku hancur tapi aku gak masalahin itu.
Siapa sih gak gak akan suka lihat kamu, kamu sangat cantik, saat ada pesta itu semua orang hanya melihat ke kamu. Pacar aku dia saat putusin bilang apa ke aku ,, dia bilang kamu lebih cantik, kamu lebih perhatian, kamu lebih baik, lebih bisa romantis di banding aku yang seperti ini..... sakit sekali saat ini dia bilang seperti itu dengan penuh kemarahan dan enggan mendekat.
Oh Tuhan, wanita seperti apa yang membuat kekasihku menjadi kasar seperti ini???? aku merasa asing dengannya saat itu. Bodohnya aku yang mengemis tidak ingin berpisah, aku bodoh sekali, aku buta, sangat buta saat itu, sungguh malu jika aku ingat semua itu, kenapa aku bisa sampai sebodoh itu yah. Kenapa aku mengemis untuk orang yang tidak baik perlakuannya sama aku. Dia terpesona dengan kilau di luar sana. Saat aku tau itu aku aku berfikir, apalah aku ini, aka gak ada 0%nya dari kamu, gak ada.
R : aku dan kamu sangat berbeda. Aku saat bersamanya mana pernah romantis, gak pernah kasih banyak hadiah buat dia, belanjaan dari luar negri, luar kota seperti kamu yang bener-bener kasih ini itu sama dia .. Ini lah aku, beginilah aku, dulu dia perduli sama aku, dia memang tdk pernah meminta hadiah2 karena dia bilang pria lah yg harus lebih romantis dan lebih banyak memberi, dia saat itu adalah malaikat di hati tapi sampai hati dia buat seperti ini.
S : aku udah banyak ikut apa kata dia, aku benar2 sayang sama dia dan gak bisa lepas sama dia,aku berusaha agar dia tidak tergoda wanita lain, tapi aku melihat dia benar-benar gak bisa lupain kamu sampai detik ini, gak bisa, aku curiga jangan-jangan kalian sering ketemu tanpa sepengetahuan aku. Kamu yah, apa sih bagusnya dari aku??? Gak ada istimewanya menurut aku, memang benar apa yang kamu bilang kalau aku memiliki semua kesempurnaan itu tapi aku selalu iri sama kamu. Aku gak suka kamu banyak teman2 yang perduli sama kamu, aku gak suka banyak yang suka atau fans sama kamu, kenapa banyak yang mau main sama kamu, aku yang yang udah baik, yang udah kasih banyak materi, makanan, traktir2 tapi kenapa selalu kamu yang aku rasa selalu mengusik. Aku merasa rendah sekali aku kalah hanya oleh orang seperti kamu, gak ada apa yang lebih cantik.
R : kamu sombong sekali yah adanya kamu yang mengusik, bukan aku, pergi kalian dari kehidupan aku.
S : Gak bisa sebelum kamu lepasin dia.
R : apa lagi sih???? perlu berapa kali aku bilang, aku masa bodo sama dia, mau dia kaya gimanapun aku gak perduli, apalagi untuk cinta lagi sama dia. Ih sorry, gak akan pernah aku kasih hati aku lagi untuk orang yang udah membuang aku. Dan tolong berhenti, jangan terus stalking apa yang aku lakukan, jangan cari tahu semua tentang kehidupan aku saat ini, aku sudah lebih bahagia sekarang dari pada saat itu jadi tolong kalian jangan ganggu aku!!!.
S : Entah apa yang kamu buat, kenapa dia sudah bertahun-tahun tapi gak bisa lupain kamu, kamu pasti tau gimana perasaan aku di posisi kekasihnya, aku sedih, tolong kamu harus bertemu sama dia dan tegaskan bahwa km sudah tidak mencintainya, kamu tidak bisa bersamanya, aku sungguh tidak ingin kehilangan dia, aku gak mau.
R : udah aku bilang, aku tidak mau ikut campur, itu urusan kalian, aku juga gak mau ribut sama perempuan, aku juga gak mau ributin masalah ini, aku gak mau ketemu dia, aku sudah muak sama dia, melihat kalian berdua seperti mengembalikan aku pada masa kelam dan membuka luka lama itu teramat pedih lebih dari apa yang kamu rasakan.
Aku sudah ikhlaskan kalian, saat ini aku tidak ingin melihat kebelakang, tapi aku ingin terus melangkah di depan, walau hatiku aku masih blm bisa pulih setidaknya aku masih memiliki hati dan hati yang akan terus aku jaga.
S : Kamu selalu menyebalkan, kamu selalu menjadi penghalang, sampai aku minta baik2 juga kamu gak mau. Kalian pernah berbuat apa? Kenapa dia bisa sangat menggilai kamu, tidak bisa melupakan kamu hah!!!
R : tolong di jaga mulut kamu..... Sekali lagi kamu berani lebih kasar sama aku, aku akan ambil tindakan.
Dan perlu kamu tau, AKU BISA BUAT DIA KEMBALI SAMA AKU DAN MEMBUANG KAMU dengan mudah. Itu kan yg kamu takutkan?? Kamu gak bisa membuat dia luluh tapi aku bisa, aku memang gak ada apa2nya di banding kamu, tapi aku masih punya kelebihan yang kamu gak pernah punya, ingat itu baik2. Jadi mulai sekarang sebelum aku berubah fikiran tolong jangan pernah ganggu aku.
Apa yang kamu rasakan saat ini bukan urusan aku, dan perlu kamu tau, yg kamu rasakan belum ada apa-apanya di bandingkan aku dulu.
Cobalah kamu koreksi diri sebelum aku tuduh aku ini itu, dan klo Aku jadi kamu ih males bgt gtu punya pacar tapi perlakuan udah sering melukai apalagi dia terang2an bilang gak ska lagi sama kita , lebih baik sudahi. Kamu juga sebagai wanita harus bisa tegas, terlalu manut ikutin apa yg di mau cwo yang gak baik itu rugi.
Udah yah ,,
Bye!!!!
Assalaamu'alaikum.